Banyuwangi, Sisik Melik Gandolane Ati

Catatan Ziarah Walisongo Hari Ke- 4

Banyuwangi, Sisik Melik Gandolane Ati. Begitu bunyi tulisan di kaos yang baru saya beli. Artinya kira kira Banyuwangi, jauh dimata tambatan hati. Saya tidak pasti dengan arti sisik melik meskipun saya orang osing deles. Kata itu jarang dipakai sehari hari kecuali oleh anak anak yang main layangan. Bila layangannya terbang tinggi hingga hampir tidak terlihat, mereka bilang sisik melik.
Hari ini rombongan akan menuju Bali dan akan melintasi Banyuwangi. Bagi saya, melintasi Banyuwangi dari arah Situbondo adalah yang paling saya tunggu tunggu. Pemandangan indah hutan jati dengan nuansa hijau rerumputan yang baru tumbuh dan laut yang berwarna sangat biru bagai lukisan. Terus terang, sepanjang saya melalui pantura saya hanya disuguhi laut yang berwarna coklat. Tapi laut selat bali ini berbeda. Warnanya biru gelap sangat indah.

Bukan saya saja yang menikmati pemandangan ini. Santri santri didalam bis tidak henti hentinya bersuara suara kagum, bergantian melihat kekiri kearah laut dan kekanan kearah gunung. Kata mereka : Banyuwangi ajib....!!

Akhirnya mereka mendesak panitia untuk mampir sebentar. Maka sopir menghentikan bus di restoran grafika di pinggir laut. Maka mereka menikmati makan siang dipinggir laut, sedangkan saya menggunakan kesempatan mengontak orang tua saya yang tinggal tidak jauh dari situ.

Leave a Comment

Tidak ada komentar:

Formulir Kontak



Arsip Blog

Find Us On Facebook

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.